“ Masuda Hiromi “
yang ditampilkan oleh photographer “ DARWIS TRIADI “
| Waktu Pameran |
: |
Tanggal 5 Desember s/d 12 Desember 2005 |
| Pembukaan |
: |
Tanggal : 5 Desember 2005
Pukul : 19.30 WIB s/d selesai
Tempat : Ruang Kaca, Museum Nasional
Jakarta Pusat |
| Tema Pameran |
: |
Play the Glass with Javanese Spiritual Culture |
| |
|
|
Penjelasan Singkat :
Masuda Hiromi adalah seorang seniman seni rupa modern yang karya-karyanya terbuat dari kaca dan banyak dikenal dan digemari dikalangan masyarakat luas di Jepang, Eropa dan Amerika Serikat.
Kali ini produk yang dibawa ke Indonesia temanya adalah “Spirit” yang mana merupakan manifestasi yang hakiki dalam kehidupan manusia.
Oleh karena itu melalui foto-foto yang diambil oleh photographer Darwis Triadi dengan latar belakang produk kebudayaan spiritual Jawa, Masuda Hiromi bermaksud mengangkat suatu hal yang sudah jarang diperhatikan oleh banyak orang yaitu “Spirit” dimaksud dalam kehidupan manusia saat ini yang pada umumnya banyak terpaku pada hal-hal yang bersifat materi dan kekuasaan.
Latar belakang dari pengambilan foto-foto dimaksud adalah objek-objek budaya Adiluhung warisan leluhur bangsa Indonesia, yaitu :
- Karaton Surakarta Hadiningrat
- Candi Sukuh dan Candi Ceto yang terletak di kaki gunung Lawu, Jawa Tengah
- Pantai Parang Kusumo Jogjakarta
- Candi Pendawa Lima di Dieng Plateau, kab. Wonosobo, Jawa Tengah
- Museum Nasional, Jakarta Pusat
Pameran serupa berikutnya akan diadakan di Jepang, beberapa Negara Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu foto-foto ini akan dibukukan dalam bentuk lux edition dan dipublikasikan ke seluruh dunia sehingga akan dapat membantu pemerintah Indonesia dalam rangka promosi kebudayaan dan pariwisata.
Melalui pameran ini pula diharapkan dapat memberikan suatu kontribusi yang positif dikalangan masyarakat luas maupun dunia internasional terhadap citra bangsa Indonesia, yang saat ini banyak dikaitkan dengan bencana alam, korupsi, terorisme dan Endemy penyakit flu burung, bahwa bangsa Indonesia juga memiliki hal-hal positif dalam bentuk produk budaya Adiluhung yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia untuk digali makna filosofinya dan dipelihara kelestariannya sehingga bermanfaat dalam memberi kekuatan moral dan spiritual bagi generasi bangsa berikutnya guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
|